skip to main |
skip to sidebar
Sabtu kemarin Habib Zein bin Hasan bin 'Umar al Haddad menghadap Allah. Beliau masih saudara dari pihak nenek. Ibu dari Habib Zein adalah Seha bin Zen al Choried dan ibu dari Seha adalah Sopiah binti Sa'deran. Dalam silsilah Sopiah adalah adik dari Fathimah binti Sa'deran, ibu dari nenek gue Masnah binti Sa'idi.
Beliau disholatkan di Masjid Baitul Muttaqien dengan imam KH Achmad Chotib sekaligus doa. Ada sekitar 7 shof yang ikut mensholatkan, yaitu sekitar 350 orang. Dalam sebuah hadits Rasulullah saw pernah bersabda bahwa mensholatkan jenazah yang mendapatkan ampunan dari Allah, menyebabkan ampunan pula bagi yang turut mensholatkan.
Beliau dikebumikan di daerah Kalibata Jakarta Selatan. Makam beliau masih dalam kompleks makam keluarga. Tampak di sana puluhan makam Habaib. Salah satu makam yang sering diziarahi adalah makam Habib Ahmad bin Alwy al Haddad atau yang lebih dikenal habib Kuncung. Gue belum dapat informasi yang akurat kenapa Habib Ahmad al Haddad digelari Habib Kuncung. Prosesi pemakaman berlangsung sekitar satu jam. Adalah habib Sholeh (anak angkat habib Zein alm) yang turun ke liang lahad dan mendo'akan untuk ayah angkatnya. Tampak kesedihan yang mendalam keluar dari wajah habib Sholeh. Doa yang dipanjatkannya dan diamini orang banyak pun melukiskan kedukaan yang sangat.
"Isyhadu anna hadzal mayyit mil akhlil khoir !" (Saksikanlah bahwa jenazah ini termasuk dari golongan baik-baik !) demikian KH. Achmad Chotib ketika akan melepas beliau. Serentak jama'ah menjawab "Khoir." Akhir yang baik Insya Allah, akankah juga gue dapatkan, s e m o g a.